Jangan Hiraukan !!!! Berikut Penyebab Orang Mengalami Kegagalan Meski Sudah Berusaha Keras.

       

       Pernah gak sih kau merasa depresi dikala usahamu gagal.kamu udah ngerasa berjuang sangat keras,berusaha mati-matian hingga sakit,andapun menyalahkan orang orang disekelilingmu hingga anda menyalahkan Tuhan alasannya ialah merasa segalanya  tidak adil.Kegagalan yang anda rasakan menciptakan anda menjadi stress berlebihan ,kecewa,menangis dan kalah hingga anda menyalahkan diri sendiri dengan mengisolasi diri dari lingkungan luar,anda merasa lebih banyak mendatangkan kemudaratan daripada manfaatnya. Yang pada hasilnya anda merasa tidak dihargai dan merasa menjadi orang yang tidak berkhasiat .Nah berikut beberapa penyebab mengapa anda mengalami kegagalan yang berlarut-larut meski sudah berusaha keras.

1.Tidak fokus
    


   Penyebab nomor satu anda mengalami kegagalan ialah tidak fokus pada satu bidang.Terkadang mungkin kau merasa sulit untuk fokus pada kiprah atau pekerjaan yang sedang kau lakukan alasannya ialah pikiran kemana-mana atau melaksanakan banyak hal sekaligus sehingga tidak bisa damai dan berkonsentrasi pada kiprah atau pekerjaan tersebut.Jika anda mengharapkan sesuatu yang terbaik maka kiprah anda ialah mengerjakannya semaksimal mungkin dengan tidak bertumpu pada pikiran yang sanggup merusak kinerja anda.Usahakan pikiran anda terfokus pada satu tujuan,anda sanggup berpindah pada kiprah lain bila kiprah yang sebelumnya sudah sepenuhnya selesai.

2. Tidak konsisten

    Fokus saja tidak akan berjalan mulus tanpa dibarengi konsistensi.defenisi dari konsistensi sendiri ialah melaksanakan sesuatu dengan kesungguhan ,jelas, punya tujuan dan ngak gampang mengalah ,setiap hal hal yang kau lakukan apapun itu harus punya tujuan dan butuh kerja keras .Anda harus stagnan pada satu tujuan dan dilakukan secara terus menerus sebelum ke tahap yang selanjutnya hingga perjuangan anda berhasil,jangan hingga berhenti ditengah jalan alasannya ialah timbulnya rasa kecewa,takut berlebihan (gerascophobia) akan sesuatu yang belum niscaya terjadi ,anda harus yakin dan berani terhadap segala resiko yang akan mungkin muncul .

3.Tidak punya komitmen
                 


   Berbeda defenisi dari konsisten ,defenisi komitmen ialah sebuah kesepakatan pada diri sendiri maupun orang lain yang tercermin dalam tidakan kita ,pengakuan seutuhnya dari tabiat yang keluar dari dalam diri seseorang. Diawal planning anda begitu antusias dan mempunyai semangat yang berkoar-koar ,memliki planning yang matang namun ditengah jalan anda menemui duduk masalah alasannya ialah tidak bisa mengatasinya anda dilanda rasa kecewa,rapuh,goyah dan was-was yang berlebihan ,pemikiran negatifpun bermunculan ,saya tidak akan mampu, saya bisa apa, saya tidak akan bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.Tanpa niat dan tekad yang tinggi anda tidak akan bisa merealisasikan tujuan yang ingin anda capai.Mulailah dengan tekad,niat dan hidupkan pikiran-pikiran konkret bawah sadar anda ,yakinlah bahwa dengan berusaha akan memperoleh apa yang anda inginkan ,dorong inisiatif anda dengan paradigma konkret contohnya saya mampu,saya hebat,dan saya niscaya bisa. Komitmen akan mendorong rasa percaya diri dan semangat kerja dalam menjalankan kiprah .

4.Tidak mengenali tujuan


      Ketika kau punya tujuan yang jelas, ini akan membantu kau untuk disiplin dalam memperjuangkan apa yang menjadi tujuan kamu,ketika kau ngerasa down atau tidak lagi semangat,coba deh ingat-ingat lagi apa yang menjadi tujuan kau .

5.Tidak melaksanakan perubahan semoga lebih baik .

    Belajarlah mengenali diri sendiri,belajarlah dari kesalahan, belajarlah dari orang-orang yang bepengalaman ,praktekkan pada diri anda lakukan secara berkala.perubahan itu butuh proses maka lakukanlah dari hal -hal terkecil dahulu hingga anda sadar bahwa apa yang anda lakukan ialah memang benar dan bergotong-royong anda telah melaksanakan kebaikan untuk diri sendiri maupun orang lain .Ketika kau mau berguru itu artinya kau sudah maju selangkah untuk menjadi eksklusif yang lebih baik lagi.Selama kau yakin sama diri sendiri kau niscaya bisa menjadi sesorang yang mempunyai komitmen dan konsisten dalam mewujudkan apa yang kau ingin capai.

6. Terlalu sombong,merasa pikiranmu yang paling benar
     
 
    Tidak salah bila sesorang mempunyai kecerdasan yang tinggi ,pintar,memiliki wawasan yang luas tapi yang jadi duduk masalah ialah pembawaan anda / cara anda memberikan argumen,semuanya jadi serba terlalu ; terlalu sok tahu, terlalu sok mahir dan menganggap dirinya terlalu diatas dari segala hal .Ego yang tertanam di pikiran anda,membuatmu lupa akan segala hal, hingga masukan orang lainpun anda anggap remeh alasannya ialah tidak sesuai dengan kadar pemahamanmu ,tidak mau terbuka dengan fatwa orang dan selalu ngotot bahwa pemikiranmu lah yang paling benar.Orang lain tidak akan menghormatimu dan antipati kepadamu dan tidak akan bersedia membantumu bila suatu dikala anda meminta pertolongan .

7.Tidak peduli dengan orang sekitar
                                

     Pada dasarnya insan diciptakan untuk hidup dengan insan lainnya,saling tolong-menolong,kasih-mengasihi pada dasarnya yaa peduli terhadap sesama.Filosofi kehidupan seseorang itu berbeda dan salah satunya ialah dengan hidup menyendiri ,merasa dirinya cukup bila sendiri ,hanya saja tidak bisa dibayangkan bahwa ketika berada dalam situasi tidak menyenangkan,saat sedih,saat berduka,saat terluka,kesimpulannya ialah kita tidak akan bisa hidup tanpa sentuhan tangan dari orang lain ,usahamu akan mengalami kegagalan bila kondisi psikologimu terganggu .Saat berjuang,jangan pernah gengsi buat meminta pertolongan orang lain ,cobalah lebih terbuka kepada yang lain semoga usahamu sanggup berjalan dengan lancar,usaha yang kau jalani tidak lepas dari pertolongan orang lain.