Apa Sih Pemicu Pasangan Selingkuh??

Apa Sih Pemicu Pasangan Selingkuh??
                     


Berbeda dengan korelasi muda mudi yang dijalani tanpa  ikatan ikrar yang mengikat suatu hubungan, lika liku dalam korelasi rumah tangga lebih kompleks peranannya , tingkat dan problematikanya dalam unsur kebersamaan lebih luas,lebih kompeks dalam artian tanggung jawab yang dilakukan lebih berat serta emosi yang harus lebih terkontrol .

Tentu dalam membina sebuah rumah tangga yang utuh demi terciptanya kebahagiaan diharapkan usaha dan kerja keras supaya tidak terjadi keretakan bahkan berujung pada perceraian kemudian apasajakah yang memicu pasangan menduakan berikut penjelasannya:

1.Kurangnya kepuasan seksual dalam pernikahan
   

     Pemicu pasangan berselingkuh diakibatkan lantaran kurangnya keintiman diantara mereka,gairah seksual memudar seiring berjalannya waktu,nuansa keharmonisan dalam rumah tangga telah meredup.Menolak seruan pasangan memicu psikologinya terganggu kemudia ia mengekspresikannya dengan cara melampiaskan hasrat seksualnya kepada yang lain.Dilansir survey peneliti dari Pennsylvania State University Eric Corty dan Jenay Guerdiani Sosiety for Sex Therapy and Research (2018) berhasil dibentuk rentang waktu yang menghubungkan durasi bekerjasama seks dan tingkat kepuasan sbb :
           Durasi seks                   Respon
            1-2 menit                     Terlalu singkat
            3-7 menit                     Memadai
            7-13 menit                   Diinginkan
            13-30 menit                 Terlalu lama
Hal penelitian ini berhasil menghasilkan konklusi bahwa bekerjasama seks yang ideal dan memuaskan itu berdurasi 7 hingga 13 menit dan mematahkan anggapan sebelumnya bahwa bekerjasama seks yang ideal itu harus usang hingga berjam-jam.

2. Terlalu sibuk dengan pekerjaan
            

      Dalam menjalankan pekerjaan anda didorong untuk lebih memusatkan pekerjaan yang maksimal, tidak salah kalau anda ingin menawarkan performa yang berkualitas, namun dengan menyerahkan semuanya waktu,tenaga, keluarga dan kesehatan yang berlebihan membuat anda bantu-membantu tidak profesional ,anda harus menyeimbangkan kadar antara kehidupan pekerjaan dan kehidupan keluarga terutama pada pasangan anda.Membahagiakan pasangan boleh-boleh saja dengan mencukupi kebutuhannya baik itu sandang ,pangan dan pakan kalau terlalu dipaksakan juga akan berdampak pada keretakan korelasi dalam rumah tangga ,pasangan akan melihat terbukanya peluang untuk berselingkuh .

3. Usia
    Usia juga bisa menjadi faktor pemicu pasangan berselingkuh, dilansir dari penelitian yang dilakukan oleh Adam Alter dan Hal Hershfield dari New york university bahwa krisis paruh baya biasanya terjadi pada usia 29,39,atau 49 tahun,dalam kondisi ini orang-orang tersebut mungkin menjadi rentan terhadap godaan.

4.Terjebak dalam pergaulan
                   
         Faktor pemicu selanjutnya disebabkan oleh lingkungan pergaulan dan komunitas-kominutas lainnya, gairah yang membosankan pada anda membuat pasangan anda beralih untuk melaksanakan aktivitas-aktivitas yang lebih memacu adrenalinnya,ia akan mengalihkan perhatiannya kepada teman- sahabat dan sahabatnya ,perlu saya garis bawahi bahwa aktivitas-aktivitas itu sanggup bermakna negatif ataupun faktual tergantung lingkungan luar yang mempengaruhinya.

5. Kurang Oksitosin

   Oktisotin yakni hormon pada insan yang berfungsi untuk merangsang kontraksi pada rahim dikala proses persalinan, dilansir dari liputan 6.com oktsitosin juga disebut hormon pelukan yang mengikat ketika kita memeluk dan mencium pasangan yang bertujuan untuk membuat dan menjaga kepercayaan dalam suatu hubungan.

6. Butuh perhatian lebih
           

    Masalah yang tiba bukan cuma dilema bersifat internal saja tapi juga dilema eksternal (lingkungan luar) , ia butuh sesorang untuk menetralkan suasana hatinya, menstimulir emosinya supaya tidak meluap berupa perhatian,sentuhan lembut dari pasangannya.Efek berkurangnya perhatianmu pada pasangan berimbas pada perselingkuhan ia akan mencari pelarian akan sesorang yang diimpikannya,ia bukan tidak mencintaimu namun perilaku yang kau tunjukkan membuatnya merasa stress.

7. Hati-hati dengan keberadaan perebut pasangan
           

         Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPA) Bali cabang karangaseng melansir data kasus perceraian meningkat hingga 25 persen setiap tahunnya ,tahun 2018 sudah 74 kasus ungkap ketua KPPA Ni Nyoma Suparni,pemicu utama meningkatnya kasus perceraian yakni lantaran adanya orang ketiga,salah satu pola kasus ini menjadi pelajaran supaya sejogyanya untuk lebih berhati-hati,dewasa ini tekhnologi sudah semakin canggih dengan lahirnya aplikasi aplikasi yang berevolusi menghasilkan penemuan terbarukan contohnya apk dating,bigo live,bahkan aplikasi yang dikhususkan untuk memenuhi nafsu sahwat yang tentu saja memicu perselingkuhan,langkah preventif untuk mencegah hal ini yakni dengan membahagiakan pasangan dan membuatnya supaya senantiasa betah dirumah contohnya lebih memperhatikan penampilan,membuat masakan kesukaannya,berikan perhatian ekstra ,sering-seringlah memuji , dan yang paling terpenting yakni dikala anda bisa memuaskan rasa seksualnya di ranjang.

8. Tidak bisa mengontrol diri
        Salah satu ujian paling berat bagi pasangan suami-istri yakni begaimana mereka bisa untuk mengontrol diri dari godaan.Alasan seseorang tidak bisa menahan dirinya bisa jadi lantaran pengalaman masa kemudian ,kurangnya keyakinan tidak sanggup membentengi sifat nakalmu dari efek lingkungan luar yang liar.